Kamus Jot

Buku tamu / Gästebuch



Kamus  Link-link  Orang-orang  Buku Tamu  KTreff  

Baru! Apakah mencari terjemahan apa partner bahasa? Silahkan tanya di forum baru ini: KTreff.com. Saya sudah mengisi terjemahan-terjemahan kalian dari buku tamu disitu.

Neu! Übersetzung oder Sprachpartner gesucht? Bitte in diesem neuen Forum fragen: KTreff.com. Eure Übersetzungen aus dem Gästebuch habe ich dort bereits eingetragen.

Jens, 10. Juni 2009


Hari Kamis / Donnerstag, 19.01.2006  17:17
Nama / Name:   daniel schmitt
Email / E-Mail:
(menghidupkan JavaScript dulu)
Situs Web / Web-Adresse:
Asalammualaikum kalian semua !

terima kasih untuk dukungannya. Mulai sekarang saya akan mencoba memakai bahasa indonesia yang formal jika saya mampu ! Alhamdulilah kita tidak bertengkar di internet lagi karena tujuan saya di internet adalah menemukan teman buat email - emailan dan memperbaiki bahasa saya.
saya mengerti juga bahwa page ini adalah salah satu page buat belajar bahasa dan buat menukar informasi jadi kita lebih baik  memakai EYD ! tapi saya ingin mengatakan satu hal lagi: saya belum pernah belajar bahasa indonesia di sekolah, saya hanya belajar bahasa indonesia melalui berbicara dengan orang orang. dengan teman teman saya yang tinggal di indonesia saya memakai hanya bahasa gaul saja, jadi saya tidak sadar kalau saya dengan itu merendahkan bahasa indonesia
tapi, sejujurnya, kita  harus mengaku bahwa kita semua suka bahasa gaul, dan sering sekali kita ketawa tentang iseng iseng gaul - betul apa tidak ?

salam hangat

daniel


Hari Kamis / Donnerstag, 19.01.2006  13:40
Nama / Name:   Si Regar
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
Saya setuju dengan Sam, sebaiknya memang digunakan bahasa Indonesia yang benar supaya salah satu tujuannya, orang-orang yang baru belajar bahasa Indonesia tidak bingung. Namun tentu ada pengecualian-pengecualian tertentu.

Buat Daniel, dalam message anda yang terakhir, anda hampir sempurna dalam menggunakan bahasa Indonesia. Kalau di sekolah mungkin anda layak menerima 'ponten'(nilai) 98 atau atau bahkan 99 (dari skala 100). Tidak seperti sebelumnya. Hehehe.

Kalo boleh kasih masukan sedikit :
"ok dech, sampai sambung lagi mas ..." mungkin akan lebih baik bila digunakan: "ok dech, SAMPAI NANTI/KETEMU/JUMPA lagi mas ...". Kata 'sambung' jarang sekali digunakan untuk salam perpisahan. Atau kalau memang mau menggunakan kata tersebut, bisa : "ok dech, NTAR/NANTI/KAPAN-KAPAN KITA SAMBUNG lagi mas ..."

Saya hanya sekadar memberi masukan, semoga bermanfaat.


Hari Kamis / Donnerstag, 19.01.2006  10:50
Nama / Name:   alam
Email / E-Mail:
(menghidupkan JavaScript dulu)
Situs Web / Web-Adresse:
selamat pagi/siang/sore/malam

saya setuju sekali dengan pendapat Sam, apa susahnya untuk ngajarin orang pake bahasa Indonesia yang baik dan benar, waktu kita sekolah atau kuliah juga kita belajar bahasa Inggris atau Jerman atau yang lainnya pake yang standar dulu walaupun pas kita ke negara asalnya ada yang sedikit beda, karena bahasa itu memang akan berkembang mengikuti perkembangan manusia. Tinggal bilangin aja di Indonesia juga selain bahasa resmi ada "bahasa-bahasa" yang lain, yakni bahasa gaul atau bahasa prokem. Bahasa resmi memang terasa "kaku", tapi kalau kita nanti bertemu dengan presiden masa mau pake bahasa gaul ???

danke


Hari Rabu / Mittwoch, 18.01.2006  21:03
Nama / Name:   daniel schmitt
Email / E-Mail:
(menghidupkan JavaScript dulu)
Situs Web / Web-Adresse:
Asalam Mualaikum mas Safar !

betul aku tinggal di jerman selatan dan rosenheim adalah kota yang di jerman selatan juga tapi agak ke arah timur dari kota aku ! kira kira 3 sampai 4 jam naik mobil dari kota ku ke rosenheim !
mas safar ada rencana apa di jerman ? kalau kapan2 mas safar pergi ke jerman selatan, jangan lupa beri tahu daniel ya ! nanti kita ketemu dan bergaul dengan orang indo disini !? umurnya mas safar berapa sih ?
ya, benar bhs jerman adalah salah satu bhs dari yang paling susah untuk dipelajari. tapi pastikan mas safar adalah orang pintar dan rajin lagi dan bisa belajar cepat sekali !

ok dech, sampai sambung lagi mas ...

dachhh ...niel


Hari Rabu / Mittwoch, 18.01.2006  20:47
Nama / Name:   safer
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
Aku selalu setia membaca buku tamu tapi tak pernah masuk.baru kali ini masuk hanya iseng-iseng aja.aku orang jawa timur aku baru 5 bulan dijerman.daniel bhs jerman susah ngak sih karena aku baru mulai belajar.


Hari Rabu / Mittwoch, 18.01.2006  20:38
Nama / Name:   safer
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
Hi daniel                                                           Kamu pintar sekali bhs gaulnya.pasti kamu pernah keindonesia.eeh ngomong-ngomong kamu tinggal dekat austria.pasti juga dekat dengan namanya kota Rosenheim.aku tinggal dikota lbeck dijerman utara.


Hari Rabu / Mittwoch, 18.01.2006  17:31
Nama / Name:   Daniel Schmitt
Email / E-Mail:
(menghidupkan JavaScript dulu)
Situs Web / Web-Adresse:
Hallo Sam und Kumpel,

ich nehme deine Kritik zur Kenntnis Sam, und gebe zu, dich bis zu einem gewissen Grad zu verstehen. Allerdings, und das mchte ich hinzufgen, bin ich der indonesischen Sprache nicht derart mchtig, um mich mit einem besonders elaborierten Wortschatz auf hohem Niveau ausdrcken zu knnen. Nun mag der Vorwurf laut werden, ich htte dann in diesem Gstebuch nichts verloren, allerdings soll dieses Forum sowohl dem Rezipienten, als auch dem Schreiber als Hilfsgrundlage zum erlernen der Sprache dienen, und daher ist es sicherlich auch vertretbar umgangssprachliche Wendungen zu bentzen. Darber hinaus sehe ich auch in Eintrgen anderer Kamus Jot Benutzer sprachliche Fehler, die einem nicht Indonesier und auch einem Indonesier beim  ( weiter- ) erlernen der Sprache in die Irre fhren knnten.
Die Kritik des "Kumpels" an meiner Person nehme ich so nicht hin, auch wenn wohlweislich viel Schindluder hinter der Fassade eines Pseudonyms getrieben wird. Den explizit gegen mich gerichteten Vorwurf der Verbreitung von stupiden Aussprchen mu ich vehement zurckweisen, da weder ein Vorsatz der Verbreitung dmmlichen Gutes, noch ein Zweifel an der Existenz meiner Person besteht. Weiter erscheint mir eine Kritik an meiner Person dieser Art in einem ffentlichen Internet Forum unangebracht und distanzlos.
Ich hoffe, da die Zweifel und die Kritik an der Intention meiner Eintrge, die lediglich der Kommunikation und dem Erlernen der Sprache dienten, damit beseitig sind.

Damai ok !

Gru, Daniel


Hari Selasa / Dienstag, 17.01.2006  21:36
Nama / Name:   t. kster
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
Hallo Sam,

ich glaube auf keinen Fall, dass die sich gerne als Daniel Schmitt bezeichnete Person ein Deutscher ist, wie Mbah Dadang vielleicht vermutet hat. Hinter diesem wunderschnen Theaterstck steckt ein irrsinniger Kopf, der stndig versucht, die Leute auf den Arm zu nehmen. Glaub es mir! Also, lass Dich nicht vera****en!

Dein Kumpel



Hari Selasa / Dienstag, 17.01.2006  19:22
Nama / Name:   sam
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
Untuk Daniel dan rekan-rekan lain,

saya pikir, ada baiknya kalau dalam rubrik ini pun kita harus tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan benar. Penggunaan istilah gaul seperti "Aku" yang dijadikan "aq" dan sejenisnya, menurut saya, hanya merendahkan kwalitas bahasa kita. Selain itu mesti diingat bahwa situs (atau buku tamu) bersifat agak resmi karena disisipkan pada sebuah cyber-kamus (www.jot.de) yang juga seringkali dikunjungi oleh orang Non-Indonesia. Banyak orang Jerman yang masuk ke sini. Itu bisa dilihat dan dibaca melalui pesan di Buku Tamu. Kalau mereka mendapati kata-kata seperti itu, tentu mereka akan kebingungan dan makin kesulitan mempelajari bahasa kita, karena banyak kata dan istilah yang dipelesetkan seenaknya. Padahal kita semua kan mau agar bahasa kita pun berbobot di mata orang, agar ia semakin banyak dikenal dan disukai orang.

Ini hanya saran dan tidak dimaksudkan untuk menyudutkan orang-orang tertentu.

Der verlorene Pfadpfinder


Hari Kamis / Donnerstag, 12.01.2006  02:28
Nama / Name:  
Email / E-Mail:
Situs Web / Web-Adresse:
߱-=[]\;'//'
;\][=-ߧ߱-=[\
;/




entri-entri lain / weitere Einträge  >




Kamus Jot. Copyright © 1996 - 2011 Ziphora Eka Robina, Jens Brockob. All rights reserved.